Melintasi zaman ke zaman, Omah Lowo kini menjadi `istana' kelelawar.Sebuah rumah besar tampak tua dan lusuh. Namun, ia masih megah berada di jantung kota Solo di Jalan Slamet Riyadi. Tak banyak yang tahu, rumah yang terletak di perempatan Purwosari, tak jauh dari Stasiun Purwosari, ini memiliki banyak kisah sejarah.Bangunan bertuliskan Villa Liberty. Posisinya di hook perempatan strategis antara dua jalan utama, Jalan Slamet Riyadi dengan Jalan Perintis Kemerdekaan. Bangunan tua di tengah geliat ekonomi menengah atas dari aktivitas Solo Center Point (SCP). Sekilas dari kejauhan, bangunan ini mem buat saya tertegun. Rumah ini begitu megah dengan menyisipkan arsitektur Eropa pada tiap struktur muka bangunannya. Tapi ada sebuah ironi yang jelas. Kondisi mangkraknya bangunan berbanding terbalik dengan bangunan-bangunan modern di seki tarnya. Cat dinding Omah Lowo berwarna putih, tapi sudah mengusam dan tak jarang terkelupas tak karuan. Beberapa peman dangan yang terlihat di pelataran rumah, sisa-sisa kayu bekas yang sudah tak terpakai.Rumah ini dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Omah Lowo. Lowo dalam bahasa Jawa berarti kelelawar. Ada yang bilang juga ini rumah Batman. Lowo dan Batman merupakan penamaan masyarakat dalam sepuluh tahun terakhir. Sebuah identitas yang disematkan karena memang kondisinya yang jauh dari perhatian. Omah Lowo diambil karena rumah ini dihuni ribuan bahkan puluhan ribu kelelawar.Rumah berkeliling pagar hijau kusam itu kini dijaga oleh dua keluarga yang memang ditugaskan pemiliknya. Saya menemui Mbah Wiryo (60 tahun), salah satu penghuni Omah Lowo. Dari perempuan itu, izin memasuki lebih dalam Omah Lowo diberikan. Mbah Wiryo sudah enam tahun ditugaskan untuk menjaga Omah Lowo. Ia tinggal di satu bagian kecil bagian belakang Omah Lowo.Memasuki Omah Lowo, bulu kuduk di buat menari-nari. Suasana seram tak terbantahkan saat memasuki rumah tak ber penghuni ini. Bau kotoran kelelawar makin menyengat dari segala penjuru. Omah Lowo dihuni puluhan ribu kelelawar yang tentu tak diundang. Mbah Wiryo menyebut, puluhan ribu kelelawar itu keluar pada malam hari. Pada pagi hari, mereka kembali dan beristirahat di langit-langit rumah.'Lantai basah ini adalah kencingnya lowo,' ujarnya seraya menunjuk banyak genangan air di sudut-sudut lantai rumah.Padahal, kata Mbah Wiryo, setidaknya tiga hari sekali rumah ini disapu dan dibersihkan.Rumah bersejarah Omah Lowo merupakan bangunan peninggalan Belanda pada abad ke-19. Tidak banyak sumber sejarah yang menyebut siapa yang pertama kali menghuni rumah seluas 1.500 meter persegi tersebut. Namun demi kian, ada catatan yang tertinggal dari rumah kelelawar ini. Pada 1945, Omah Lowo dimiliki keluarga Cina bernama Sie Djian Ho. Sie Djian Ho seorang sau dagar kaya penguasa bisnis penerbitan, per ke bunan, serta pemilik pabrik es di kota Solo.Sejak kemerdekaan RI, Omah Lowo sempat dijadikan basis persembunyian para prajurit Indonesia untuk menahan laju serangan Belanda dan Inggris yang ingin kembali menguasai Pulau Jawa. Sempat juga dijadikan gedung veteran, Omah Lowo pada dekade 1980-an beralih fungsi jadi kantor haji dan kamar dagang kota Solo.Omah Lowo berdiri di areal seluas 3.000 meter persegi. Meski telah banyak meng alami kerusakan, masih terlihat pola Eropanya. Atap langit-langit tinggi, ukuran daun pintu dan jendela setinggi tiga kali tinggi orang dewasa. Ada empat kamar tidur yang luas di dalamnya. Dua kamar di sisi kanan, dan yang dua lagi di sisi kiri dari arah pintu masuk, terpisah ruangan besar yang kemungkinan untuk ruang keluarga. Meski berstatus cagar budaya, kepemilikan Omah Lowo bukan atas nama pemerintah setempat. Sebab, untuk menebus rumah yang kini dimiliki seorang pengusaha itu, perlu merogoh kocek hingga Rp 15 miliar. VASTENBURGCermin Cengkeraman Hindia BelandaKehadiran Belanda menyusul kemelut politik di Solo pada 1745 setidaknya mewakili gambaran utuh bahwasanya kemudian tak ada kekuasaan raja Jawa yang tiada batas. Kehadiran Belanda turut mewarnai perjalanan kota ini dalam wajah kerajaan tapi rasa kolonial. Kekuasaan raja Jawa terpantau dan diawasi penuh Belanda dengan segala macam perangkat militernya.Hal ini masih terlihat melalui jejak sejarah keberadaan Benteng Vastenburg yang ber ada di daerah Gladak, titik nol kota Solo. Sebuah benteng besar tempat memantau segala aktivitas perkotaan Solo. Benteng Vastenburg di dirikan pada 1745 oleh Gubernur Jenderal Baron van Imhoff. Kondisinya yang sudah mangkrak, bah kan kini dikelola pihak swasta, hanya mampu menceritakan sejarah bagai mana dominasi kolonial begitu kentara di kota kerajaan ini.Benteng Vastenburg menjadi simbol bahwa kekuasaan raja-raja Solo harus berda sar kan pengawasan Belanda. Pemetaan wilayah, morfologi kota, juga menyesuaikan dengan keberadaan benteng. Masih dapat terlihat sisa permukiman Eropa dan Belanda masuk dalam poros Vestenburg. Peninggalan bangunan permukiman Eropa masih dapat terlihat hingga kini di sekeliling Vastenburg Penduduk Eropa dan Belanda tinggal di daerah perkotaan dengan ditandai bangunan yang disebut loji, bahkan sebuah kampung bernama loji tak jauh dari benteng. Permukiman Eropa di sekitar benteng ke arah barat hingga Purwosari, biasa dihuni pejabat Belanda ataupun pengusaha per kebunan swasta, dinas militer, dan sebagainya.Sementara itu, pemetaan etnis lainnya ju ga dilakukan Belanda. Vrem deoosterlingen (Asia Timur) yang ditem patkan di beberapa simpul ekonomi, seperti Pasar Kliwon, Klewer, dan Pasar Gede yang juga masuk poros utara Benteng Vastenburg. Pembagian ini dilakukan Belanda untuk mengawasi pergerakan masyarakat Tionghoa dan pribumi, buah trauma dari pemberontakan geger pecinan tiga tahun sebelumnya.Puncak kolonialisme terjadi memasuki abad ke-19. Transportasi berbasis sungai mulai berganti menjadi jalur darat. Pada 1870, Belanda mulai mengekspansi titik-titik strategis transportasi dengan membenamkan rel yang melintasi Kota Solo. Kereta api masuk ke Kota Solo pada 1870, seiring dibangunnya jalur Semarang-Solo-Jogja (110 km) oleh Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV NISM).Potensi perkebunan Solo dari industri gula dan sayur pun membuat pemerintah Belanda membuat jalur kereta yang meng hu bung kan Surabaya-Solo-Jakarta dan Bogor-Jakarta.'Jalur rel yang melintas persis di depan ger bang Keraton Kasunanan juga merupakan sim bol penjinakan Belanda atas keraton,' ujar sejarawan kota, Heri Priyatmoko. Perlin tas an rel yang berada di Kota Solo merupakan rel kereta api yang hanya tinggal satu di Indo ne sia, yakni di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo. Pasar Gede dan Sepak Terjang Thomas KarstenSeperti di beberapa daerah Jawa Tengah lainnya, nama Thomas Karsten harum namanya. Sedari tadi disinggung peran Kar sten selalu ada dalam tiap pengembangan wilayah Kota Solo, khususnya di sisi utara yang merupakan basis kekuasaan Mangkunegaran.Karsten adalah arsitek dan perencana wilayah permukiman dari Hindia Belanda. Ia putra profesor filsafat dan wakil ketua chancellor(pembantu rektor) di Universitas Amsterdam, se dangkan ibunya pribumi Jawa Tengah.Sepak terjangnya di Indonesia masih terlihat dari buah karyanya yang hingga sekarang masih ada. Konsep pemetaan wilayah yang dibesutnya ma sih dapat terlihat di Batavia (Jakarta), Mees ter Cornelis (Jatinegara), Bandung, Buitenzorg (Bogor), Semarang (Pasar Johar), Magelang, dan beberapa daerah lainnya hingga ke Sumatra.Di Kota Solo, salah satu mahakarya yang di buatnya adalah Pasar Gede Harjonagoro, yang juga sekaligus ruang aktivitas etnis Tionghoa.Pasar Gede berada berseberangan dengan Balai Kota Solo. Perpaduan Jawa-Kolonial terasa dalam sentuhan Karsten, termasuk arsitektur yang ada di Pasar Gede.Karsten, yang juga bergabung dalam Instituut de Java, perkumpulan yang peduli terhadap bu daya Jawa, merupakan arsitek yang sejatinya pro budaya Indonesia. Ini merupakan buah kritik nya bahwa di saat Belanda menjajah Indonesia, budaya tak perlu diubah. Ini yang kemudian mem buat karya Thomas Karsten mengilhami ga ya arsitektur indiesyang populer pada abad ke-20.Karya Karsten untuk Solo:1.Pasar Gede2.Eks Kantor Dinas Pekerjaan Umum, berseberangan dengan Pasar Gede.3.Pendopo dan Gapura keraton Mangkunegaran.4.Pavilium Gusti Nurul-Pracimayasa, Mangkunegaran. Dibangun pada 1923 masa pemerintahan Mangkunegaran VII.5. Masjid Al Wustho, Mangkunegaran.6. Eks Rumah Dinas Residen Surakarta.7. Villapark Banjarsari.8. Stasiun Kereta Api Solo-Balapan.9. Lapangan Manahan.Yang Menarik …KANTOR RESIDENBerada di Jalan Slamet Riyadi, bangunan yang kini berfungsi sebagai kantor bakorwil merupakan cermin dominasi raja makin hilang dengan hadirnya residen dan asisten re siden yang mendampingi bupati.LOJI GANDRUNGBangunan bekas aktivitas ritual kaum Freemasonry Belanda yang kini dijadikan rumah dinas wali kota Solo. Juga berada di Jalan Slamet Riyadi.BANK INDONESIADulu bernama Javasche Bank, bank ter besar di Kota Solo pada masanya. Tempat aktivitas perputaran uang dari roda ekonomi industri Kota Solo yang berbasis industri gula.SITUS NGEBRUSANBerada di tepian Kali Pepe, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, utara Solo.Ini MCK pertama, dibangun pada 1846, di masa Mangkunegara VII dengan Thomas Karsten sebagai arsiteknya.
Kelemahan Dapodik,Dapodikdas,Akurasi Data Dapodik
Dengan jumlah populasi yang sangat besar, Indonesia menyimpan potensi ekonomi digital di masa yang akan datang seiring berkembangnya teknologi dan med...
Bismillah. Wa bihi nasta’iinu. Saudaraku yang dirahmati Allah, bagi seorang muslim belajar ilmu agama bukan sekedar kegiatan sampingan. Kalau ada waktu dikerjakan dan kalau tidak ada ya tidak mengapa ditinggalkan. Bukan demikian! Ilmu adalah kebutuhan kita sehari-hari… Diantara dalil yang menunjukkan hal itu adalah firman Allah, ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗا “[Allah] […]
Service iPhone Surabaya, Service MacBook Surabaya, Service iPad Surabaya, Service iWatch Surabaya, Service Apple Surabaya
INILAH PENGHALANG TERKABULNYA DOA KITA
Hallo.. sobat kicau mania. Apa kabarnya?, mudah-mudahan dalam keadaan sehat selalu ya. Spesial kali ini saya akan membahas mengenai tips cara mengobati burung kenari yang cacingan. Mengingat banyak juga sobat para penggemar burung mungil ini yang mendapatkan masalah di kenari miliknya yaitu kenari terkena penyakit cacingan. apabila masalah tersebut tak cepat diatasi maka akan berujung ... Read more
Rafting Pangalengan Bandung Gravity Adventure. Dipercaya Lebih 50.000 Klien, Teregistrasi Negara, Asuransi 20 JT Per Person, Buktikan! Mau Outing Bdg?
Lihat berikut cara merawat mikroskop laboratorium dengan cara yang baik dan benar berikut ini dari awal sampai akhir dengan lengkap.
Pastinya bizzie pernah memperhatikan untuk format file gambar yang tersimpan pada komputer maupun smartphone akan menggunakan ekstensi apa.
Segera Wa 0853-2871-1026
Inilah Fitur Baru Windows 11 23H2. Ketika Microsoft bersiap untuk meluncurkan Windows 11 23H2 dalam waktu dekat, mereka telah mengembangkan sejumlah..
lovebird jantan ngapal ? berikut adalah penjelasan dan alasanya serta cara membedakan jenis kelamin jantan dan betinanya
Informasi ini sangat penting untuk kalian ketahui. Awal mulanya saya menerima telepon dari nomor yang tidak ada di kontak hp saya. Dan saya pun bertanya-tanya, awalan nomor 0888 itu nomor apa. Dimulai dari diri saya sendiri, saya ingin membagikan informasi terkait dengan kode awal nomor kartu. Tidak kita sadari bahwa setiap provider kartu sim yang ada di Indonesia tecinta ini baik itu smarfren, telkomel maupun xl dan yang lainnya pasti akan berbeda-beda.
Tulisan kami yang berikut ini akan mengenai apa itu kopiah rajut yang tentu saja perlu untuk kita ketahui bersama sebagai tambahan referensi. Untuk lebih jelasnya mari kita bersama simak info yang berikut ini. Sumber Gambar dari Dokumen Pribadi Kopiah rajut merupakan salah satu dari sekian banyak peci yang ada pada saat ini, jenis peci lainnya…
MBC Drama Award 2021 selesai dilakukan pada Kamis 30 Desember 2021, dan telah mengumumkan para pemenang.
Golongan darah sering kita lihat pada saat pengisian formulir, baik itu formulir pada tes ujian masuk sekolah, perguruan tinggi, cpns sampai dengan KTP.
#shorts #uaslovers JANGAN SEMBARANG MENGUCAP TALAK INILAH PROSESNYA !!@ustadzabdulsomadofficial ADNI YR* Menyampaikan dakwah para ulama
#ilmupenunduk #penunduk #ilmupengasihILMU PENUNDUK: Inilah Ayat Penjinak Hati...................................................................................
https://youtu.be/-VBRPEOomd8 The Rising Of Lombok Sumbawa - Calendar Of Events NTB 2022